Selasa, 02 Juli 2013

TUJUAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu cara yang strategis bagi guru untuk memperbaiki layanan pendidikan yang harus diselenggarakan dalam konteks pembelajaran di kelas dan peningkatan kualitas program sekolah secara keseluruhan. Hal itu dapat dilakukan dengan meningkatkan tujuan Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan ini dapat dicapai dengan cara melakukan berbagai tindakan untuk memecahkan berbagai permasalahan pembelajaran di kelas, baik disadari atau mungkin tidak disadari.
A.   Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Menurut Para Ahli
1. Kunandar (2008), dalam bukunya disebutkan bahwa tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah sebagai berikut :
a. Untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas yang dialami langsung dalam interaksi antara guru dan siswa yang sedang belajar, meningkatkan profesionalisme guru, dan menumbuhkan budaya akademik dikalangan para guru.
b. Peningkatan kualitas praktik pembelajaran di kelas secara terus menerus mengingat masyarakat berkembang secara cepat.
c. Peningkatan relevansi pendidikan, hal ini dicapai melalui peningkatan proses pembelajaran.
d. Sebagai alat training in-service,yang memperlengkapi guru dengan skill dan metode baru, mempertajam kekuatan analisisnya dan mempertinggi kesadaran dirinya.
e. Sebagai alat untuk memasukkan pendekatan tambahan atau inovatif terhadap system pembelajaran yang berkelanjutanyang biasanya menghambat inovasi dan perubahan.
f.Peningkatan hasil mutu pendidikan melalui perbaikan praktik pembeljaran di kelas dengan mengembangkan berbagai jenis ketrampilan dan menningktkan motivasi belajar siswa.
g.Meningkatkan sikap profesional pendidik dan tenaga kependidikan.
h.Menumbuh kembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah, sehingga tercipta proaktif dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran secara berkelanjutan.
i. Peningkatan efisiensi pengelolaan pendidikan, peningkatan atau perbaikan proses pembelajran di samping untuk meningkatkan relevansi dan mutu hasil pendidikan juga situnjukkan untuk meningkatkan efisiensi peemanfaatan sumber-sumber daya yang terintegrasi di dalamnya.
2.Muslich (2000). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran serta membantu memberdayakan guru dalam memecahkan masalah pembelajaran di sekolah.
3.      Suyanto (1997). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah meningkatkan dan/atau memperbaiki praktik pembelajaran di sekolah, meningkatkan relevansi pendidikan, meningkatkan mutu pendidikan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Selain itu, Suyanto (1999) Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat digolongkan atas dua jenis, yaitu :
a.       Tujuan utama pertama, melakukan perbaikan dan peningkatan layanan profesional Guru dalam menangani proses pembelajaran. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan melakukan refleksi untuk mendiagnosis kondisi, kemudian mencoba secara sistematis berbagai model pembelajaran alternatif yang diyakini secara teoretis dan praktis dapat memecahkan masalah pembelajaran. Dengan kata lain, guru melakukan perencanaan, melaksanakan tindakan, melakukan evaluasi, dan refleksi.
b. Tujuan utama kedua, melakukan pengembangan keteranpilan Guru yang bertolak dari kebutuhan untuk menanggulangi berbagai persoalan aktual yang dihadapinya terkait dengan pembelajaran. Tujuan ini dilandasi oleh tiga hal penting, (1) kebutuhan pelaksanaan tumbuh dari Guru sendiri, bukan karena ditugaskan oleh kepala sekolah, (2) proses latihan terjadi secara hand-on dan mind-on, tidak dalam situasi artifisial, (3) produknyas adalah sebuah nilai, karena keilmiahan segi pelaksanaan akan didukung oleh lingkungan.
c. Tujuan sertaan, menumbuh kembangkan budaya meneliti di kalangan Guru.
4.Daryant (2011 : 13-14). Tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) harus sesuai dan konsisten dengan permasalahan yang akan diteliti. Perumusan tujuannya haruslah dilakukan dengan jelas, baik dan terencana. Harus jelas untuk apa dan siapa penelitian ini ditujukan. Tujuan dari PTK disini berbeda dengan tujuan formal yang artinya, tujuan dari PTK ini bukan dari apa yang tampak untuk diteliti melainkan proses dan hasil yang  ingin kita capai dalam penelitian tersebut, Misalnya dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam akan diterapkan strategi proses belajar mengajar yang baru salah satunya dengan meningkatkan pemanfaatan lingkungan sebagai medianya. Dalam hal ini pengembangan PBM tersebut bukanlah rumusan dari tujuan PTK tetapi hasil yang akan dicapai yaitu meningkatnya  hasil belajar peserta didik lah yang merupakan tujuan  dari penelitian tindakan kelas itu sendiri.
5.Arikunto, dkk (2009 : 106-107). Tujuan utama Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  adalah untuk perbaikan dan peningkatan layanan profesional pendidik dalam menangani proses belajar di dalam kelas. Tujuan itu dapat dicapai dengan melaukakan tindakan alternatif dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Fokus penelitian ini terdapat pada tindakan yang direncanakan oleh guru, yang selanjutnya akan diterapkan pada peserta didik, kemudian dievaluasi apakah berhasil atau tidak.
6.Grundy dan Kemmis (1982) dalam (Sanjaya,2010:30-33). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mencakup :
a.Peningkatan Praktik. Pada umumnya, tujuan penelitian adalah untuk menemukan atau untuk menggeneralisasikan sesuatu yang terlepas dari kebutuhan dan tuntutan masyarakat pada umumnya. Oleh karenanya, hasil sebuah penelitian kadang-kadang sulit untuk diterapkan oleh para praktisi di lapangan. Hal ini mungkin disebabkan oleh dua hal, pertama, penelitian pada umumnya lebih banyak  berangkat dari konsep-konsep yang hanya di pahami oleh kalangan tertentu  sehiNgga tidak menyentuh kebutuhan lapangan secara real dan pasti. Kedua, sulit memasyarakatkan atau menyebarkan hasil penelitian kepada para praktisi dengan berbagai alasan, sehingga hasil penelitian hanya banyak menghiasi perpustakaan perguruan tinggi yang sulit untuk dijangkau dan tidak bias diterangkan.
b.Pengembangan Profesional. Salah satu sifat dari seorang profesional adalah keinginannya untuk meningkatkan kualitas kinerja agar lebih baik untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Seorang professional tidak akan cepat puas dengan hasil yang diperolehnya ia akan selalu mencari dan menggali informasi dari berbagai sumber, kemudian mencoba dan mencoba sesuatu yang baru hingga hasil yang diperoleh akan semakin sempurna. Seorang professional akan selalu tanggap terhadap setiap perubahan baik perubahan social maupun perubahan dan perkembangan bidang ilmu yang di gelutinya, yang kesemuannya itu akan mempengaruhi bagaimana seharusnya ia melaksanakan tugasnya.
c.Peningkatan Situasi Tempat  Praktik. Guru yang professional dalam mengerjakan tugas mengajarnya, akan selalu memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan memanfaatkan berbagai rekayasa tekhnologi untuk untuk meningkatkan kualitas mengajarnya dan kinerjanya.
7.Bahri (2012 : 10). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk memperbaiki praktek dalam pembelajaran agar menjadi lebih berkualitas dalam prosesnya agar hasil belajar pun dapat meningkat, secara lebih luas PTK bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pendidikan disekolah dan masyarakat.
8.Sanjaya (2010 : 33). Tujuan utama Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah peningkatan kualitas proses belajar dan kualitas hasil belajar, Dimana peningkatan itu dilakukan secara praktis, yang artinya pelaksanaannya kadang tidak memperhatikan kaidah-kaidah ilmiah tetapi lebih kepada situasi dan kondisi yang secara nyata terjadi di lapangan.
9.Tahir (2011 : 85). Tujuan utama Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  adalah perbaikan dan peningkatan keprofesionalan guru dalam PBM. Sedang tujuan sertaan dari PTK adalah mengembangkan keterampilan guru untuk menyelesaikan segala persoalan aktual yang terkait pembelajaran.
10.Suhadjono (2007:61). Tujuan penelitian tindakan kelas itu adalah :
a.Meningkatkan mutu isi, masukan, proses, serta hasil pendidikan dan pembelajaran disekolah
b.Membantu guru dan tenaga kekependidikan lainnya mengatasai masalah pembelajaran dan pendidikan di dalam kelas
c.Meningkatkan sikap professional pendidik dan tenaga kependidika
d.Menumbuh-kembangkan budaya akademik dilingkungan sekolah sehingga tercipta sikap proaktif di dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran secara berkelanjuta (sustainable).
11.I Wayan Santyasa (2007). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat digolongkan atas dua jenis, tujuan utama dan tujuan sertaan. Tujuan-tujuan tersebut adalah sebagai berikut :
a. Tujuan utama pertama, melakukan perbaikan dan peningkatan layanan professional Guru dalam menangani proses pembelajaran. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan melakukan refleksi untuk mendiagnosis kondisi, kemudian mencoba secara sistematis berbagai model pembelajaran alternatif yang diyakini secara teoretis dan praktis dapat memecahkan masalah pembelajaran. Dengan kata lain, guru melakukan perencanaan, melaksanakan tindakan, melakukan evaluasi, dan refleksi. 
b.Tujuan utama kedua, melakukan pengembangan keteranpilan Guru yang bertolak dari kebutuhan untuk menanggulangi berbagai persoalan aktual yang dihadapinya terkait dengan pembelajaran. Tujuan ini dilandasi oleh tiga hal penting, (1) kebutuhan pelaksanaan tumbuh dari Guru sendiri, bukan karena ditugaskan oleh kepala sekolah, (2) proses latihan terjadi secara hand-on dan mind-on, tidak dalam situasi artifisial, (3) produknyas adalah sebuah nilai, karena keilmiahan segi pelaksanaan akan didukung oleh lingkungan.
c.Tujuan sertaan, menumbuh kembangkan budaya meneliti di kalangan Guru.
12.Kasihani (1999). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah :
a.Meningkatkan dan memperbaiki praktek pembelajaran yang seharusnya dilakukan oleh guru, mengingat masyarakat kita berkembang begitu cepat. Hal ini akan berakibat terhadap meningkatnya tuntutan layanan pendidikan yang harus dilakukan oleh guru. PTK merupakan cara yang strategis bagi guru untuk meningkatkan atau memperbaiki layanan tersebut. 
b.Meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan atau perbaikan praktek pembelajaran di kelas hanya tujuan antara, sedangkan tujuan akhir adalah peningkatan mutu pendidikan. Misal, terjadi peningkatan motivasi siswa dalam belajar, meningkatnya sikap positif siswa terhadap mata pelajaran, bertambahnya keterampilan yang dikuasai, adalah merupakan beberapa contoh dari tujuan antara sebagai hasil jangka pendek dari peningkatan praktek pembelajaran di kelas. Sasaran akhirnya adalah meningkatnya mutu pendidikan. 
c.Menumbuhkembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah sehingga tercipta sikap proaktif untuk memperbaiki pembelajaran, berdasar pada persoalan-persoalan pembelajaran yang dihadapi guru di kelas.
13.  Asikin (2009 : 41). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) antara lain:
a.Untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
b.Untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan professional pendidik dalam
c. Menangani proses belajar mengajar di kelas.
d.Pengembangan keterampilan proses pembelajaran yang dihadapi guru di kelasnya.
e.Sebagai proses latihan dalam jabatan dan layanan pembelajaran yang akurat.
14.  McNiff (1992). Dasar utama bagi dilaksanakannya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah untuk perbaikan. Kata perbaikan di sini terkait dengan memiliki konteks dengan proses pembelajaran. Tujuan itu dapat dicapai dengan melakukan berbagai tindakan alternative dalam memecahkan berbagai persoalan pembelajaran.
15.Borg (1996). Tujuan utama peneliļ¬an tindakan adalah untuk pengembangan keterampilan guru berdasarkan pada persoalan-persoalan pembelajaranyang dihadapi guru di kelasnya sendiri, dan bukannya bertujuan untuk pencapaian pengetahuan umum dalam bidang pendidikan.

B.   Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Berdasarkan pendapat para ahli, adapun Tujuan Penelitian Tindakan Kelas dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Memperbaiki dan meningkatkan mutu praktik pembelajaran yang dilaksanakan guru demi tercapainya tujuan pembelajaran.
2. Memperbaiki dan meningkatkan kinerja-kinerja pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru.
3. Mengidentifikasi, menemukan solusi, dan mengatasi masalah pembelajaran di kelas agar pembelajaran bermutu.
4. Meningkatkan dan memperkuat kemampuan guru dalam memecahkan masalah-masalah pembelajaran dan membuat keputusan yang tepat bagi siswa dan kelas yang diajarnya.
5.Mengeksplorasi dan membuahkan kreasi-kreasi dan inovasi-inovasi pembelajaran (misalnya, pendekatan, metode, strategi dan media) yang dapat dilakukan oleh guru demi peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran.
6.Mencobakan gagasan, pikiran, kiat, cara, dan strategi baru dalam pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran selain kemampuan inovatif guru.
7.Mengeksplorasi pembelajaran yang selalu berwawasan atau berbasis penelitian agar pembelajaran dapat bertumpu pada realitas empiris kelas, bukan semata-mata bertumpu pada kesan umum atau asumsi.
8.Memecahkan masalah-masalah melalui penerapan langsung di kelas atau tempat kerja (Isaac, 1994:27).
9.Menemukan pemecahan masalah yang dihadapi sesorang dalam tugasnya sehari-hari dimana pun tempatnya, di kelas, di kantor, di rumah sakit, dan seterusnya.

Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa tujuan umum dari penelitian tindakan kelas adalah untuk memecahkan permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran di kelas sehinggah tercipta perbaikan dan peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran.
Dengan terlaksananya tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tersebut, maka dapat diharapkan dapat menghasilkan perbaikan dan peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran, sebagai berikut :
1.Perbaikan dan peningkatan mutu isi, proses, hasil pembelajaran.
2.Perbaikan dan peningkatan terhadap prestasi belajar peserta didik di kelas atau ruang kuliah.
3.Perbaikan dan peningkatan terhadap materi, metode, dan penggunaan media pembelajara di kelas.
Mengacu pada tujuan Penelitian Tindakan Kelas diatas maka Output atau hasil yang diharapkan melalui PTK adalah peningkatan atau perbaikan kualitas proses dan hasil pembelajaran yang meliputi hal-hal sebagai berikut :
1. Peningkatan atau perbaikan kinerja siswa di sekolah.
2. Peningkatan atau perbaikan mutu proses pembelajaran di kelas.
3.Peningkatan atau perbaikan kualitas penggunaan media, alat bantu belajar, dan sumber belajar lainya.
4.Peningkatan atau perbaikan kualitas prosedur dan alat evaluasi yang digunakan untuk mengukur proses dan hasil belajar siswa.
5.Peningkatan atau perbaikan masalah-masalah pendidikan anak di sekolah.
  Peningkatan dan perbaikan kualitas dalam penerapan kurikulum dan pengembangan kompetensi siswa (Mohammad Asrori, 2007:14)

3 komentar:

Silahhkann ....